tugas bahan ajar bahasa inggris smp kelas 7 kurikulum 2013

  • Home
  • blog
  • tugas bahan ajar bahasa inggris smp kelas 7 kurikulum 2013

tugas bahan ajar bahasa inggris smp kelas 7 kurikulum 2013

Menyusun tugas bahan ajar bahasa Inggris SMP kelas 7 Kurikulum 2013 yang efektif bukanlah pekerjaan mudah. Bagi para pengajar, tantangannya adalah merancang materi yang tidak hanya sesuai dengan tuntutan kompetensi dasar, tetapi juga menarik, kontekstual, dan mampu memacu semangat belajar peserta didik di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Artikel ini akan membahas secara mendalam prinsip-prinsip, struktur, dan contoh praktis pengembangan bahan ajar berdasarkan kurikulum nasional tersebut, dilengkapi dengan tips dari para ahli untuk memastikan proses pembelajaran bahasa Inggris menjadi lebih hidup dan bermakna.

tugas bahan ajar bahasa inggris smp kelas 7 kurikulum 2013

Memahami Kerangka Dasar Kurikulum 2013 untuk Kelas 7

Sebelum masuk ke penyusunan, penting untuk memahami fondasinya. Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran bahasa Inggris menekankan pada pendekatan saintifik (scientific approach) dan pembelajaran berbasis teks (genre-based). Tujuannya adalah mengembangkan kompetensi peserta didik dalam menyimak, berbicara, membaca, dan menulis melalui berbagai jenis teks sesuai konteks penggunaannya. Untuk kelas 7, fokusnya adalah pada pengenalan dan pemahaman teks-teks fungsional pendek dan sederhana, seperti ucapan selamat (congratulating), instruksi (instruction), dan pengumuman (announcement).

Bahan ajar yang baik harus selaras dengan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang tercantum dalam dokumen resmi. Misalnya, salah satu KD untuk kelas 7 semester 1 adalah “Menerapkan struktur teks dan unsur kebahasaan untuk melaksanakan fungsi sosial dari teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait jati diri, pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya.” Dari sini, bahan ajar harus dirancang untuk mencapai fungsi sosial tersebut.

Langkah-Langkah Praktis Menyusun Bahan Ajar

Berikut adalah langkah sistematis yang dapat diikuti untuk membuat tugas bahan ajar bahasa Inggris SMP kelas 7 Kurikulum 2013 yang komprehensif.

1. Analisis KD dan Penentuan Tujuan Pembelajaran

Uraikan KD menjadi indikator pencapaian kompetensi yang spesifik dan terukur. Contohnya, dari KD tentang jati diri, tujuan pembelajaran bisa berupa: “Peserta didik dapat memperkenalkan diri sendiri dan orang lain secara lisan menggunakan ungkapan yang tepat.” Tujuan ini akan menjadi panduan untuk seluruh aktivitas dalam bahan ajar.

2. Pemilihan dan Pengembangan Materi

Pilih materi yang autentik dan dekat dengan dunia peserta didik kelas 7. Gunakan tema-tema seperti keluarga, sekolah, hobi, atau lingkungan sekitar. Sumber materinya bisa dari buku teks, video pendek, lagu, atau artikel sederhana dari internet. Pastikan materi mendukung pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Sebagai contoh, untuk topik “Introducing Self and Others”, bahan ajar dapat menyertakan:

  • Dialog pendek audio atau video tentang perkenalan.
  • Daftar kosakata terkait (name, age, hobby, address).
  • Struktur kalimat sederhana (My name is…, I like…).
  • Latihan melengkapi dialog dan role-play.

3. Merancang Aktivitas Pembelajaran (Scientific Approach)

Rangkaikan aktivitas dengan menerapkan langkah-langkah pendekatan saintifik: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

  • Mengamati: Peserta didik menyimak atau membaca contoh teks perkenalan.
  • Menanya: Guru memancing pertanyaan tentang ungkapan yang tidak dipahami.
  • Mengumpulkan Informasi: Peserta didik berlatih kosakata dan struktur kalimat.
  • Mengasosiasi: Peserta didik membandingkan ungkapan formal dan informal.
  • Mengomunikasikan: Peserta didik mempraktikkan perkenalan di depan kelas atau dalam kelompok.

Pentingnya Dukungan Ahli dan Materi Autentik

Dalam pengajaran bahasa, kualitas input sangat menentukan. Menurut banyak ahli, penggunaan materi autentik dan bimbingan dari pengajar yang tersertifikasi internasional seperti pemegang sertifikat TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages) dapat secara signifikan meningkatkan efektivitas pembelajaran. Sertifikasi ini menjamin bahwa pengajar memiliki metodologi yang teruji untuk mengajar penutur asing.

Di Indonesia, beberapa platform menyediakan akses ke pengajar berkualifikasi seperti ini. Sebagai contoh, 51Talk Indonesia memiliki jaringan pengajar profesional yang dapat menjadi sumber inspirasi atau bahkan mitra dalam mengembangkan bahan ajar yang interaktif. Platform semacam ini sering kali menyediakan materi pendukung yang sesuai dengan berbagai level, termasuk untuk pelajar SMP.

Perbandingan Bahan Ajar Konvensional dan Berbasis Kurikulum 2013

Agar lebih jelas, mari kita lihat perbedaan mendasar antara bahan ajar lama dan bahan ajar yang disusun berdasarkan prinsip Kurikulum 2013.

AspekBahan Ajar KonvensionalBahan Ajar Kurikulum 2013
PendekatanBerfokus pada hafalan grammar dan kosakata (Grammar-Translation Method).Berfokus pada fungsi sosial bahasa dan komunikasi (Communicative Approach).
Peran Peserta DidikPasif, hanya menerima informasi.Aktif, sebagai pusat pembelajaran (student-centered).
Jenis PenilaianUtamanya tes tertulis (pengetahuan).Penilaian autentik: proyek, portofolio, unjuk kerja (keterampilan).
KontekstualisasiMateri sering terpisah dari situasi nyata.Materi dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

Contoh Rangkaian Bahan Ajar untuk Satu Pertemuan

Topik: Congratulating and Complimenting Others
KD: Menyusun teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi ucapan selamat dan pujian.

  1. Apersepsi (5 menit): Tampilkan gambar orang menerima hadiah atau menang lomba. Tanya apa yang biasa kita ucapkan.
  2. Penyajian Materi (15 menit): Berikan daftar ungkapan (Congratulations!, Well done!, What a nice drawing!). Putarkan audio pengucapannya.
  3. Latihan Terbimbing (20 menit): Berikan latihan mencocokkan situasi dengan ungkapan yang tepat. Lakukan role-play singkat berpasangan.
  4. Penugasan (15 menit): Minta peserta didik membuat kartu ucapan selamat sederhana untuk teman atau keluarga.
  5. Refleksi (5 menit): Diskusikan kapan dan mengapa kita memberi ucapan selamat atau pujian.

Tips Tambahan untuk Penguatan Bahan Ajar

Integrasikan teknologi dengan bijak. Gunakan aplikasi pembuat kuis seperti Quizizz atau platform presentasi interaktif. Selalu sediakan rubrik penilaian yang jelas untuk tugas proyek atau unjuk kerja agar peserta didik memahami ekspektasi. Terakhir, lakukan evaluasi dan revisi bahan ajar secara berkala berdasarkan umpan balik dari peserta didik dan refleksi diri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Di mana saya bisa menemukan contoh RPP yang sesuai dengan bahan ajar Kurikulum 2013?
A: Anda dapat merujuk ke situs resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau portal guru seperti Guru Berbagi. Banyak contoh RPP dan bahan ajar yang diunggah oleh sesama pengajar di sana.

Q: Bagaimana jika peserta didik memiliki kemampuan bahasa Inggris yang sangat beragam di kelas?
A> Kunci utamanya adalah diferensiasi. Dalam menyusun tugas bahan ajar bahasa Inggris SMP kelas 7, buatlah aktivitas dengan level kesulitan yang bertingkat. Sediakan tugas tambahan (enrichment) untuk yang cepat dan scaffolding (bantuan lebih) untuk yang membutuhkan.

Q: Apakah bahan ajar digital lebih disarankan?
A> Kombinasi antara cetak dan digital adalah yang terbaik. Bahan digital (presentasi, video, kuis online) sangat baik untuk menarik perhatian dan memberikan variasi. Namun, bahan cetak tetap penting untuk latihan mendalam dan mengurangi ketergantungan pada gawai.

Q: Seberapa sering bahan ajar harus diperbarui?
A> Idealnya, lakukan evaluasi kecil setiap selesai satu bab dan evaluasi besar setiap akhir semester. Perbarui konten yang sudah tidak relevan, data statistik, atau contoh yang sudah ketinggalan zaman untuk menjaga kesegaran materi pembelajaran.

Menyusun tugas bahan ajar bahasa Inggris SMP kelas 7 Kurikulum 2013 memerlukan kreativitas, pemahaman mendalam terhadap kurikulum, dan komitmen untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Dengan mengikuti prinsip-prinsip di atas dan terus terbuka terhadap inovasi, para pengajar dapat menciptakan materi yang tidak hanya memenuhi tuntutan administratif, tetapi juga benar-benar memicu minat dan meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris peserta didik. Untuk pengembangan diri lebih lanjut, pertimbangkan untuk mengikuti pelatihan atau webinar dari institusi pendidikan terpercaya seperti 51Talk Indonesia atau menyimak sumber-sumber akademik lainnya.

Sumber Referensi:
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Silabus Mata Pelajaran Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs): Bahasa Inggris. Jakarta: Kemdikbud. Dapat diakses dari bsd.pendidikan.id.
2. British Council. (2020). How to plan a CLIL lesson. Diakses dari britishcouncil.org.
3. Data tentang preferensi pembelajaran interaktif berdasarkan survei internal lembaga pendidikan (2023).

Comments are closed