rpp pembelajaran bahasa inggris sd dengan metode sing a song

  • Home
  • blog
  • rpp pembelajaran bahasa inggris sd dengan metode sing a song

rpp pembelajaran bahasa inggris sd dengan metode sing a song

Mencari cara yang efektif dan menyenangkan untuk mengajar bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar? RPP pembelajaran bahasa Inggris SD dengan metode Sing a Song bisa menjadi jawaban yang tepat. Metode ini, yang memanfaatkan kekuatan musik dan lagu, telah terbukti mampu menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, meningkatkan kosakata, serta memperkuat pengucapan dan tata bahasa secara alami. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang efektif dengan metode bernyanyi, lengkap dengan contoh, tips dari ahli, dan perbandingan praktiknya di kelas.

rpp pembelajaran bahasa inggris sd dengan metode sing a song

Mengapa Metode Sing a Song Sangat Cocok untuk Pembelajaran Bahasa Inggris SD?

Anak-anak di usia sekolah dasar memiliki energi tinggi dan rentang perhatian yang terbatas. Metode konvensional yang hanya berfokus pada hafalan seringkali kurang efektif. Di sinilah pengajaran bahasa Inggris lewat lagu menunjukkan keunggulannya. Lagu dan musik mampu menangkap perhatian, memicu emosi positif, dan membuat proses belajar terasa seperti bermain. Melalui pengulangan yang menyenangkan dalam lirik, anak-anak secara tidak sadar menyerap struktur kalimat, kosakata baru, serta pola intonasi dan pelafalan yang benar. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pembelajaran bahasa alami, mirip dengan cara kita belajar bahasa ibu.

Langkah-Langkah Menyusun RPP Pembelajaran Bahasa Inggris SD dengan Metode Sing a Song

Sebuah RPP yang terstruktur penting untuk memastikan tujuan pembelajaran tercapai, meskipun metode yang digunakan terlihat santai. Berikut adalah kerangka penyusunannya:

1. Menentukan Tujuan Pembelajaran (Kompetensi Dasar)

Awali dengan merumuskan tujuan yang jelas dan terukur. Misalnya: “Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyebutkan nama-nama hewan dalam bahasa Inggris melalui lagu ‘Old MacDonald Had a Farm’.” Tujuan ini spesifik dan terkait langsung dengan media lagu.

2. Memilih Lagu yang Tepat

Pemilihan lagu adalah kunci kesuksesan. Pilihlah lagu dengan kriteria:

  • Tema relevan dengan materi (angka, warna, anggota tubuh, hewan).
  • Lirik sederhana dan diulang-ulang (repetitive).
  • Irama ceria dan mudah diikuti.
  • Durasi pendek, sesuai dengan daya konsentrasi anak.

Lagu-lagu tradisional seperti “Head, Shoulders, Knees and Toes” atau “If You’re Happy and You Know It” adalah pilihan yang klasik dan terbukti efektif.

3. Kegiatan Pembelajaran: Dari Mendengar hingga Mencipta

Rancang kegiatan bertahap untuk memaksimalkan pemahaman:

  • Listening Stage: Memperdengarkan lagu sambil menunjukkan gambar atau gerakan (TPR – Total Physical Response).
  • Singing Along: Mengajak anak menyanyikan bersama secara perlahan, fokus pada pelafalan.
  • Meaning Exploration: Menjelaskan arti kosakata kunci dengan alat peraga visual.
  • Practice & Production: Bermain peran, kuis sederhana, atau mengubah sebagian lirik dengan kosakata baru.

Perbandingan Metode Konvensional vs. Metode Sing a Song

Agar lebih jelas, mari kita lihat perbedaan dampak kedua pendekatan ini dalam tabel berikut:

AspekMetode Konvensional (Hafalan/Drill)Metode Sing a Song
Atmosfer KelasCenderung monoton dan penuh tekanan.Ceria, hidup, dan penuh semangat.
Retensi MemoriInformasi mudah terlupa.Lirik dan irama membantu penyimpanan memori jangka panjang.
Pelafalan (Pronunciation)Seringkali kaku dan tidak natural.Mengikuti ritme lagu melatih intonasi dan kelancaran yang natural.
Keterlibatan AktifMinim, hanya peserta didik tertentu yang aktif.Tinggi, semua anak dapat berpartisipasi sesuai kemampuannya.
Pembelajaran Tata BahasaDiajarkan sebagai rumus yang abstrak.Diserap secara implisit melalui struktur lirik yang berulang.

Tips Ahli: Memaksimalkan Efektivitas Metode Bernyanyi

Sebagai seorang dengan pengalaman sepuluh tahun di bidang pendidikan bahasa Inggris, saya menekankan pentingnya kualitas pengajar. Guru atau pengajar sebaiknya memiliki pemahaman mendalam tentang fonetik dan metodologi pengajaran anak. Idealnya, pengajar memiliki sertifikasi internasional seperti TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages) yang membekali mereka dengan teknik mengajar yang terstruktur dan kreatif.

Misalnya, seorang guru bersertifikat TESOL tidak hanya sekadar memutar lagu. Mereka akan mendesain aktivitas pre-listening, while-listening, dan post-listening yang komprehensif, serta mampu mengoreksi pelafalan dengan cara yang menyenangkan dan tidak membuat anak minder. Mereka paham bahwa strategi pengajaran bahasa Inggris yang baik harus memadukan kesenangan dan pencapaian tujuan akademik.

Bagi yang mencari panduan lebih terstruktur, platform pendidikan seperti 51Talk Indonesia menawarkan kurikulum yang telah mengintegrasikan metode bernyanyi dan permainan dalam materi mereka, diajarkan oleh pengajar yang berkualifikasi. Lembaga lain seperti English First (EF) dan Lembaga Bahasa Internasional juga memiliki program khusus anak dengan pendekatan serupa.

Contoh Penerapan dalam RPP: Tema “Daily Activities”

Berikut cuplikan aktivitas inti dalam sebuah RPP bertema kegiatan sehari-hari menggunakan lagu “This is the Way We Wash Our Hands”:

Aktivitas Inti (30 menit):

  1. Guru memperkenalkan kosakata “brush my teeth”, “wash my face”, “comb my hair” dengan gambar dan gerakan.
  2. Memutar lagu, guru menyanyi sambil mencontohkan gerakan.
  3. Anak-anak menirukan gerakan terlebih dahulu, lalu diajak menyanyi perlahan.
  4. Berlatih bersama dengan tempo normal. Lakukan beberapa kali.
  5. Sesi kreasi: bagi anak menjadi kelompok. Setiap kelompok membuat gerakan baru untuk satu aktivitas dan menampilkannya di depan kelas.

Penilaian: Observasi partisipasi aktif, ketepatan melakukan gerakan, dan keberanian menyanyikan potongan lirik.

Mengatasi Tantangan dan Pertanyaan Umum (FAQ)

Q: Apakah metode ini hanya cocok untuk anak kelas bawah (1-3 SD)?
A: Tidak. Metode ini bisa dimodifikasi untuk kelas tinggi (4-6 SD). Pilih lagu dengan lirik yang lebih kompleks, seperti lagu populer yang sesuai usia, atau ajak mereka menganalisis struktur kalimat dalam lirik lagu tersebut.

Q: Bagaimana jika guru sendiri kurang percaya diri dalam bernyanyi atau pelafalan?
A: Manfaatkan audio atau video dari sumber native speaker. Guru dapat berperan sebagai fasilitator yang memandu aktivitas. Pengembangan diri melalui pelatihan atau bergabung dengan program pengembangan guru seperti yang ditawarkan 51Talk Indonesia juga sangat disarankan.

Q: Bagaimana mengukur keberhasilan pembelajaran dengan metode ini?
A: Keberhasilan tidak hanya diukur dari tes tertulis. Observasi terhadap peningkatan keberanian berbicara, penguasaan kosakata dalam konteks, dan kemampuan memahami instruksi sederhana dalam lagu adalah indikator yang lebih relevan.

Q: Di mana bisa menemukan sumber lagu yang aman dan edukatif?
A: Banyak kanal YouTube edukasi seperti Super Simple Songs atau Cocomelon yang menyediakan lagu anak-anak berbahasa Inggris dengan animasi menarik. Pastikan untuk selalu menyeleksi dan menonton bersama.

Q: Apakah ada penelitian yang mendukung efektivitas metode ini?
A: Ya. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal ELT Research Journal menunjukkan bahwa penggunaan lagu secara signifikan meningkatkan penguasaan kosakata dan motivasi belajar bahasa Inggris pada pelajar muda (Murphey, 1992). Anda dapat membaca lebih lanjut tentang penelitian terkait musik dalam pembelajaran bahasa di sumber ini.

Kesimpulan

Merancang RPP pembelajaran Bahasa Inggris SD dengan metode Sing a Song adalah seni mengubah kelas menjadi panggung belajar yang interaktif. Metode ini jauh lebih dari sekadar hibatan; ini adalah teknik pengajaran bahasa Inggris yang powerful yang membangun fondasi keterampilan mendengar dan berbicara dengan cara yang berkesan. Dengan pemilihan materi yang tepat, tahapan kegiatan yang runtut, dan dukungan dari pengajar yang kompeten, bernyanyi bersama dapat menjadi strategi andalan untuk menciptakan pengalaman belajar bahasa Inggris yang positif dan efektif bagi anak-anak sekolah dasar.


Sumber Referensi & Bacaan Lebih Lanjut:
1. Murphey, T. (1992). Music and Song. Oxford University Press. Ringkasan tersedia di ERIC Institute of Education Sciences.
2. “Teaching Young Learners” Modul, Cambridge English Teaching Framework.
3. Situs resmi 51Talk Indonesia untuk informasi program belajar anak.
*Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman praktis dan kajian metodologi pengajaran bahasa Inggris untuk pelajar muda.

Comments are closed