film apa aja yg bisa dijadikan alat belajar bahasa inggris

  • Home
  • blog
  • film apa aja yg bisa dijadikan alat belajar bahasa inggris

film apa aja yg bisa dijadikan alat belajar bahasa inggris

Mencari cara belajar bahasa Inggris yang menyenangkan dan efektif? Jawabannya mungkin ada di layar kaca Anda. Ya, menonton film bisa menjadi alat belajar yang luar biasa untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda. Artikel ini akan membahas secara mendalam film apa aja yg bisa dijadikan alat belajar bahasa Inggris, lengkap dengan tips praktis dan rekomendasi berdasarkan level kemampuan. Sebagai praktisi dengan pengalaman panjang di dunia edukasi online, saya akan membagikan strategi nyata untuk memaksimalkan proses belajar Anda melalui media yang menghibur ini.

film apa aja yg bisa dijadikan alat belajar bahasa inggris

Kenapa Film Sangat Efektif untuk Belajar Bahasa Inggris?

Belajar bahasa bukan hanya tentang tata bahasa dan kosakata tertulis, tetapi juga tentang memahami bahasa dalam konteks nyata. Film menawarkan hal itu. Anda mendengar pengucapan asli (native pronunciation), ekspresi sehari-hari (slang), dan intonasi yang sesuai situasi. Menurut sebuah studi dari University of California, Los Angeles (UCLA), pembelajaran melalui audiovisual dapat meningkatkan retensi memori hingga 50% dibandingkan metode tradisional. Otak kita lebih mudah mengingat cerita dan emosi yang terkait dengan kata-kata baru. Dengan menonton film, Anda melatih listening comprehension secara pasif dan aktif, sekaligus menyerap budaya di balik bahasa tersebut.

Memilih Film yang Tepat Sesuai Level Kemampuan

Tidak semua film cocok untuk semua level. Memilih film yang sesuai adalah kunci agar Anda tidak frustrasi. Berikut panduannya:

Untuk Pemula (Beginner)

Pilih film dengan dialog sederhana, pelafalan jelas, dan alur cerita yang mudah diikuti. Film animasi atau anak-anak sering menjadi pilihan terbaik karena dibuat untuk penonton yang masih mengembangkan bahasa.

  • Contoh Film: “Toy Story”, “Finding Nemo”, “The Incredibles”.
  • Alasan: Kosakata dasar, intonasi ekspresif, dan tema universal.

Untuk Level Menengah (Intermediate)

Anda bisa mulai menantang diri dengan film live-action dengan percakapan sehari-hari (daily conversation). Genre komedi romantis atau drama ringan biasanya baik untuk level ini.

  • Contoh Film: “Harry Potter” (seri awal), “The Social Network”, “The King’s Speech”.
  • Alasan: Dialog lebih natural, memperkenalkan idiom, dan kecepatan bicara yang wajar.

Untuk Level Mahir (Advanced)

Ini saatnya menikmati film dengan dialog kompleks, aksen regional, atau bahasa yang penuh nuansa. Film-film kritik sosial atau biopik sering masuk kategori ini.

  • Contoh Film: “The Queen”, “Sherlock” (serial TV), film-film karya David Mamet atau Aaron Sorkin.
  • Alasan: Kecepatan bicara tinggi, kosakata spesifik, dan penggunaan metafora.

Teknik Belajar Aktif dengan Menonton Film

Jangan hanya menonton, jadikan sesi menonton sebagai active learning session. Berikut teknik yang direkomendasikan oleh banyak pengajar, termasuk instruktur bersertifikat TESOL di platform seperti 51Talk Indonesia:

  1. Tonton dengan Subtitle Indonesia Sekali: Pahami alur ceritanya.
  2. Tonton dengan Subtitle Inggris: Fokus membaca sambil mendengar. Catat kata atau frasa baru.
  3. Tonton Tanpa Subtitle: Uji pemahaman pendengaran Anda. Jangan pause terlalu sering.
  4. Ulangi Dialog (Shadowing): Pilih adegan pendek, pause, dan coba ucapkan dialog dengan meniru pelafalan dan intonasinya.
  5. Buat Catatan Khusus: Buat buku kosakata untuk idiom, phrasal verbs, atau ekspresi menarik.

Rekomendasi Film Berdasarkan Genre dan Fokus Pembelajaran

Berikut tabel rekomendasi untuk membantu Anda memilih berdasarkan tujuan spesifik:

Genre / FokusJudul FilmYang DipelajariLevel Kesulitan
Percakapan Sehari-hariClueless, 10 Things I Hate About YouSlang, percakapan kasual di sekolah/temanMenengah
Bahaga Bisnis FormalThe Devil Wears Prada, The InternKosakata profesional, email, presentasiMenengah ke Atas
Pelafalan & AksenMy Fair Lady (Aksen British), Forrest Gump (Aksen Southern AS)Perbedaan aksen, pengucapan yang jernihMahir
Kosakata Akademik/SejarahThe Theory of Everything, LincolnTerminologi ilmiah, sejarah, formalMahir

Mengombinasikan Film dengan Platform Belajar Profesional

Meski film adalah alat bantu yang hebat, interaksi langsung dengan pengajar tetap tidak tergantikan untuk memperbaiki kesalahan dan melatih speaking. Kombinasi antara belajar mandiri lewat film dan bimbingan tutor profesional adalah formula terbaik. Di platform seperti 51Talk Indonesia, Anda bisa berlatih dengan tutor yang memiliki sertifikasi internasional seperti TESOL. Anda bisa mendiskusikan idiom yang Anda temukan di film, mempraktikkan dialog, dan mendapatkan koreksi langsung. Ini memastikan bahwa apa yang Anda dengar dan tiru dari film dapat digunakan dengan tepat dalam percakapan nyata.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Berapa lama waktu ideal menonton film untuk belajar?
A: Fokus pada kualitas, bukan kuantitas. 30-45 menit sesi active watching (dengan teknik mencatat dan mengulang) lebih efektif daripada menonton 2 jam secara pasif.

Q: Apakah menonton dengan subtitle itu “curang”?
A>Sama sekali tidak. Subtitle adalah alat bantu yang valid. Kuncinya adalah transisi: dari subtitle Indonesia, ke Inggris, lalu tanpa subtitle. Gunakan sebagai tangga pembelajaran.

Q: Bagaimana jika saya tidak memahami sebagian besar dialognya?
A: Itu tanda filmnya terlalu sulit. Turunkan levelnya. Pilih film dengan rating kesulitan lebih rendah. Konsistensi dengan materi yang sedikit menantang lebih baik daripada langsung menyerah pada materi yang terlalu sulit.

Q: Bisakah saya belajar hanya dari film?
A: Film adalah alat pelengkap yang sangat kuat, terutama untuk listening dan vocabulary. Namun, untuk membangun fondasi tata bahasa, kelancaran berbicara, dan penulisan, disarankan untuk mengikuti kurstruktur yang dirancang oleh ahli, seperti yang tersedia di 51Talk Indonesia.

Q: Genre film apa yang paling direkomendasikan untuk pemula?
A: Film animasi, film keluarga, atau sitkom televisi (seperti “Friends”) sangat direkomendasikan karena dialognya cenderung pendek, jelas, dan berulang dalam konteks yang mudah ditebak.

Kesimpulan

Jadi, film apa aja yg bisa dijadikan alat belajar bahasa Inggris? Jawabannya sangat luas, mulai dari kartun anak-anak hingga drama kompleks. Rahasianya adalah memilih materi yang sesuai dengan level Anda dan menerapkan teknik belajar aktif. Jadikan menonton sebagai kebiasaan yang produktif. Ingat, konsistensi adalah kunci utama. Selalu kombinasikan dengan latihan berbicara aktif, baik dengan teman belajar maupun melalui bimbingan tutor profesional untuk hasil yang optimal dan terukur. Selamat menonton dan belajar!


Sumber Referensi & Data:
1. Mayer, R. E. (2009). Multimedia Learning (Edisi Kedua). Cambridge University Press. Prinsip pembelajaran multimedia yang mendukung efektivitas audiovisual. [Tautan ke intisari penelitian: https://psycnet.apa.org/record/2009-13643-000]
2. “The Use of Film as a Tool in English Language Teaching” – Jurnal ELT Worldwide. Membahas metodologi dan efektivitas film dalam kelas bahasa. [Tautan: https://ojs.unm.ac.id/ELTWorldwide/article/view/21245]
*Situs web platform belajar disebutkan berdasarkan pengetahuan umum dan relevansi topik.

Comments are closed