Menguasai present tense dan past tense seringkali menjadi tantangan utama bagi banyak orang Indonesia yang sedang belajar bahasa Inggris. Kedua struktur waktu ini adalah fondasi penting untuk bisa berkomunikasi dengan jelas dan benar, baik dalam percakapan sehari-hari, penulisan, maupun dalam konteks profesional. Artikel ini akan membahas secara mendalam cara belajar bahasa Inggris tentang present dan past tense dengan metode yang efektif, disertai tips dari para ahli pengajaran bahasa. Kami akan membedah perbedaan mendasar, memberikan contoh praktis, dan menunjukkan strategi latihan yang bisa langsung Anda terapkan untuk memperkuat pemahaman Anda.
Memahami Dasar: Apa Itu Present Tense dan Past Tense?
Sebelum masuk ke strategi belajar, mari kita pahami konsep dasarnya. Present tense digunakan untuk membicarakan hal-hal yang terjadi sekarang, kebiasaan, fakta umum, atau keadaan yang tetap. Sementara past tense secara khusus membicarakan peristiwa, tindakan, atau keadaan yang telah selesai terjadi di waktu lampau. Pemahaman yang jelas tentang fungsi ini adalah langkah pertama yang krusial.
Perbedaan Utama dan Contoh Penggunaan
Kesalahan umum sering terjadi karena kebingungan memilih tense yang tepat. Perhatikan tabel perbandingan singkat ini untuk melihat perbedaannya secara langsung.
| Aspek | Present Tense (Simple) | Past Tense (Simple) |
|---|---|---|
| Fungsi | Kebiasaan, fakta, keadaan sekarang. | Peristiwa yang sudah selesai di waktu lampau yang spesifik. |
| Kata Kerja (Verb) | V1 (play, work, go). Untuk subjek He/She/It, tambahkan -s/-es (plays, works, goes). | V2 (played, worked, went). |
| Keterangan Waktu | Every day, usually, always, often, sometimes. | Yesterday, last week, two days ago, in 2020. |
| Contoh Kalimat | She works at a hospital. (Dia BEKERJA di rumah sakit – fakta/kegiatan sekarang). | She worked at a hospital last year. (Dia BEKERJA di rumah sakit tahun lalu – sudah selesai). |
Strategi Belajar Present dan Past Tense yang Efektif
Teori saja tidak cukup. Anda perlu metode praktis untuk menginternalisasi aturan-aturan ini sehingga penggunaannya menjadi alami.
1. Fokus pada Konteks, Bukan Hanya Hafalan Rumus
Alih-alih menghafal tabel verb (kata kerja) secara membosankan, cobalah belajar dalam konteks. Bacalah cerita pendek, artikel berita, atau tonton video pendek yang menggunakan simple present tense dan simple past tense secara dominan. Perhatikan bagaimana kata kerja berubah sesuai waktunya. Misalnya, bacalah sebuah anekdot tentang rutinitas seseorang (present tense), lalu lanjutan cerita tentang pengalamannya kemarin (past tense).
2. Latihan Membuat Kalimat dengan Keterangan Waktu yang Tepat
Keterangan waktu (time signal) adalah penuntun yang kuat. Mulailah latihan dengan membuat daftar kalimat tentang diri Anda.
- Present Tense: “I usually drink coffee in the morning.” (Saya biasanya minum kopi di pagi hari).
- Past Tense: “I drank tea yesterday morning because we ran out of coffee.” (Saya minum teh kemarin pagi karena kopi habis).
Dengan membandingkan kedua kalimat ini, Anda akan lebih peka terhadap perubahan kata kerja (drink → drank) yang dipicu oleh perubahan waktu.
3. Manfaatkan Teknologi dan Sumber Belajar Terpercaya
Gunakan aplikasi atau platform belajar yang menyediakan materi terstruktur dan latihan interaktif khusus tentang grammar tenses bahasa Inggris. Platform yang memiliki pengajar bersertifikat internasional, seperti TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages), akan memberikan penjelasan yang lebih akurat dan metode pengajaran yang teruji. Sebagai contoh, 51Talk Indonesia menawarkan kelas dengan guru profesional yang dapat memberikan koreksi langsung dan penjelasan kontekstual tentang penggunaan present dan past tense dalam percakapan nyata.
Menurut data dari British Council, pembelajaran bahasa yang menggabungkan interaksi langsung dengan pengajar dan latihan mandiri yang terarah dapat meningkatkan pemahaman tata bahasa hingga 40% lebih efektif dibandingkan hanya belajar mandiri.
Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya
Banyak pelajar sering terjebak dalam kesalahan yang sama. Berikut adalah beberapa di antaranya beserta solusinya:
- Kesalahan: Menggunakan V1 (present form) untuk past tense. Contoh: “Yesterday I go to the market.”
- Solusi: Buatlah “cheat sheet” kecil berisi kata kerja tidak beraturan (irregular verbs) yang paling sering digunakan (go-went-gone, eat-ate-eaten, see-saw-seen). Tempel di meja belajar atau simpan di ponsel.
- Kesalahan: Lupa menambahkan -s/-es pada verb untuk subjek orang ketiga tunggal (He, She, It) di present tense. Contoh: “She work very hard.”
- Solusi: Latihlah dengan membuat 5 kalimat tentang orang lain (teman, selebriti, keluarga) setiap hari menggunakan kata kerja yang berbeda. Konsistensi adalah kunci utama untuk membentuk kebiasaan yang benar.
Rekomendasi Sumber Belajar Tambahan di Indonesia
Untuk mendalami materi cara memahami tenses dalam bahasa Inggris, Anda dapat mengakses sumber-sumber berikut:
- 51Talk Indonesia: Platform kursus online dengan guru dari berbagai negara yang tersertifikasi. Cocok untuk latihan percakapan dan koreksi grammar langsung.
- British Council Indonesia: Menyediakan banyak artikel gratis, video, dan kuis interaktif tentang tata bahasa Inggris, termasuk pembahasan mendalam tentang berbagai bentuk present dan past tense.
- Situs Kamus Cambridge Online: Selain mencari arti kata, Anda bisa melihat contoh penggunaan kata kerja dalam berbagai tense, yang dilengkapi dengan audio pengucapan.
Sebuah studi dari Universitas Indonesia (2022) mengenai efektivitas pembelajaran bahasa menunjukkan bahwa kombinasi antara kursus terstruktur, praktik mandiri, dan konsumsi media berbahasa Inggris (seperti podcast atau film) secara signifikan mempercepat penguasaan aspek tata bahasa seperti tenses.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Bagaimana cara paling mudah membedakan kapan harus menggunakan present tense atau past tense?
A: Tanyakan pada diri sendiri: “Apakah kejadian ini sudah SELESAI dan WAKTUNYA JELAS di masa lampau?” Jika ya, gunakan past tense. Jika membicarakan kebiasaan, fakta, atau kejadian sekarang, gunakan present tense. Keterangan waktu (yesterday, every day) adalah petunjuk terbaik.
Q: Berapa lama biasanya untuk menguasai present dan past tense dengan baik?
A: Tidak ada waktu pasti, karena tergantung intensitas latihan. Dengan latihan terfokus 20-30 menit setiap hari, dalam 2-3 minggu Anda biasanya sudah bisa lebih percaya diri dalam membuat kalimat dasar. Penguasaan penuh dan penggunaan secara otomatis membutuhkan praktik konsisten dalam percakapan.
Q: Apakah perlu menghafal semua irregular verbs sekaligus?
A: Tidak perlu. Itu justru membebani. Fokuslah pada 10-20 kata kerja tidak beraturan yang paling umum (seperti: be, have, do, go, eat, see, take, come) terlebih dahulu. Setelah lancar, tambahkan kelompok berikutnya secara bertahap.
Q: Bagaimana jika saya masih sering keliru meski sudah belajar teori?
A: Itu sangat wajar. Bahasa adalah skill yang perlu dilatih, bukan hanya dihafal. Cari partner latihan atau guru yang bisa mengoreksi kesalahan Anda secara langsung. Interaksi dan koreksi real-time adalah cara tercepat untuk memperbaiki kesalahan dalam penggunaan present tense dan past tense.
Kesimpulan
Belajar present tense dan past tense memang membutuhkan pemahaman konsep dan komitmen untuk berlatih. Mulailah dari memahami fungsi dasarnya, perbanyak latihan dalam konteks, dan jangan ragu untuk mencari bimbingan dari sumber atau pengajar yang kompeten. Ingatlah bahwa tujuan akhir adalah komunikasi yang jelas dan efektif. Dengan menerapkan strategi dalam artikel ini secara konsisten, Anda akan menemukan bahwa penguasaan terhadap dua bentuk waktu dalam bahasa Inggris ini bukanlah hal yang mustahil, melainkan sebuah pencapaian yang sangat mungkin Anda raih. Selamat belajar dan terus berlatih!

Comments are closed