cara membuat bahan ajar bahasa inggris tentang deskriptive

  • Home
  • blog
  • cara membuat bahan ajar bahasa inggris tentang deskriptive

cara membuat bahan ajar bahasa inggris tentang deskriptive

Membuat bahan ajar bahasa Inggris tentang descriptive text yang menarik dan efektif seringkali menjadi tantangan tersendiri. Tidak sekadar mengumpulkan teori, tetapi bagaimana merancang materi yang benar-benar membuat siswa memahami dan mampu mendeskripsikan orang, tempat, atau benda dengan bahasa Inggris yang baik. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah, mulai dari pemahaman konsep hingga contoh aktivitas praktis, untuk menciptakan bahan ajar deskriptif yang berkualitas tinggi dan mudah diterapkan.

cara membuat bahan ajar bahasa inggris tentang deskriptive

Memahami Konsep Dasar Descriptive Text

Sebelum mulai membuat, penting untuk menguasai fondasinya. Teks deskriptif bertujuan untuk menggambarkan suatu objek secara detail sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, atau merasakannya. Struktur utamanya terdiri dari identification (pengenalan objek) dan description (rincian ciri-ciri seperti fisik, kualitas, sifat, atau perilaku). Ciri bahasa yang menonjol adalah penggunaan simple present tense dan banyak adjective (kata sifat).

Contohnya, saat mendeskripsikan “My Favorite Coffee Shop”, bagian identification memperkenalkan “Kopi Tuku” sebagai tempat favorit. Kemudian, deskripsi berisi detail seperti aroma kopi sangrai, suara gemericik air mancur, dan suasana hangat dari pencahayaan lampu temaram. Pemahaman mendalam tentang konsep ini adalah langkah pertama dalam merancang materi ajar bahasa Inggris yang solid.

Langkah-Langkah Praktis Menyusun Bahan Ajar

Berikut adalah panduan sistematis untuk mengembangkan bahan ajar descriptive text Anda sendiri.

1. Tentukan Tujuan Pembelajaran yang Jelas

Apa yang harus dikuasai siswa setelah mempelajari materi ini? Tujuan harus spesifik, terukur, dan berfokus pada kemampuan produktif. Misalnya: “Siswa mampu mendeskripsikan anggota keluarga secara lisan dengan menggunakan minimal lima kata sifat yang tepat.”

2. Pilih dan Kembangkan Topik yang Relevan

Pilih topik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari atau minat siswa. Hindari topik yang terlalu abstrak untuk pemula. Contoh topik yang baik: “My Pet”, “Our School Garden”, “A Famous Landmark in My City”. Kumpulkan kosakata pendukung (kata sifat, kata kerja sensori) dan siapkan gambar atau video pendukung sebagai stimulus.

3. Rancang Aktivitas Pembelajaran yang Interaktif

Bahan ajar yang baik memadukan input dan praktik. Susun aktivitas secara bertahap:

  • Aktivitas Pemahaman: Siswa membaca/mendengarkan teks deskriptif contoh, lalu mengidentifikasi bagian identification dan description.
  • Aktivitas Praktik Terbimbing: Siswa mengisi template rumpang dengan kata sifat yang sesuai dari bank kata yang disediakan.
  • Aktivitas Produksi Mandiri: Siswa menulis atau merekam deskripsi tentang objek pilihan mereka sendiri, menggunakan checklist untuk mengecek struktur dan kosakata.

4. Siapkan Alat Penilaian yang Sesuai

Penilaian harus selaras dengan tujuan. Gunakan rubrik penilaian sederhana yang mencakup aspek ketepatan struktur, kelengkapan deskripsi, variasi kosakata (terutama kata sifat), dan tata bahasa dasar. Berikan contoh hasil kerja yang baik sebagai acuan.

Contoh Aktivitas & Strategi Mengajar yang Efektif

Berikut beberapa ide untuk menghidupkan pelajaran descriptive text di kelas:

“Guess the Object” Game: Seorang siswa mendeskripsikan suatu benda di dalam kelas tanpa menyebut namanya, siswa lain menebak. Aktivitas ini melatih kelancaran dan ketepatan pemilihan kata.

Picture Description Pair Work: Berpasangan, siswa A mendeskripsikan gambar yang dimilikinya kepada siswa B, lalu siswa B menggambar berdasarkan deskripsi tersebut. Bandingkan gambar asli dan hasilnya!

Digital Storytelling: Minta siswa mengambil foto tempat favorit, lalu merekam deskripsi audio atau video singkat tentang foto tersebut. Proyek ini meningkatkan keterlibatan dan relevansi.

Kunci keberhasilannya adalah memberikan contoh teks deskriptif yang autentik dan bervariasi, serta menciptakan lingkungan di mana siswa merasa nyaman untuk mencoba dan berbagi.

Mengintegrasikan Sumber Daya Digital dan Materi Autentik

Manfaatkan teknologi untuk memperkaya bahan ajar. Situs seperti British Council LearnEnglish menyediakan video dan latihan descriptive text yang interaktif. Gunakan platform seperti Padlet atau Jamboard untuk kolaborasi membuat “koleksi kata sifat” bersama-sama. Materi autentik seperti brosur wisata, ulasan restoran, atau postingan blog perjalanan juga bisa menjadi contoh deskripsi yang kontekstual dan menarik untuk dianalisis.

Tips dari Para Ahli untuk Bahan Ajar yang Lebih Berkualitas

Mengutip saran dari para pengajar profesional, kualitas bahan ajar sangat dipengaruhi oleh pendekatan dan keahlian pembuatnya. Pengajar yang memiliki sertifikasi internasional seperti TESOL atau TEFL biasanya terlatih dalam merancang materi yang komunikatif dan berpusat pada siswa. Mereka menekankan pentingnya personalisasi materi agar sesuai dengan kebutuhan dan konteks lokal siswa Indonesia.

Sebagai contoh, platform pendidikan seperti 51Talk Indonesia menempatkan kualifikasi pengajar sebagai prioritas. Pengajar mereka tidak hanya penutur asing, tetapi juga profesional yang tersertifikasi dan berpengalaman dalam menyusun materi yang sesuai untuk pelajar Asia, termasuk Indonesia. Hal ini memastikan bahwa pendekatan pengajaran, termasuk untuk topik descriptive text, sudah teruji efektivitasnya.

Berikut perbandingan pendekatan dalam menyiapkan bahan ajar:

AspectPendekatan TradisionalPendekatan Modern & Efektif
Sumber MateriHanya mengandalkan buku paketMenggabungkan buku, materi autentik (video, artikel), dan konteks lokal
Fokus AktivitasMenghafal struktur dan contohPraktik komunikasi langsung (menulis & berbicara) dengan topik personal
Peran SiswaPenerima informasi pasifAktif sebagai pencipta dan penyampai deskripsi
Umpan BalikHanya koreksi kesalahanKoreksi yang membangun disertai pujian pada ide dan usaha

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Bagaimana cara mengajarkan descriptive text kepada pemula yang kosakatanya masih terbatas?

A: Mulailah dengan objek yang sangat konkret dan familiar (seperti pensil, tas, atau buah). Fokuskan pada pengenalan 5-10 kata sifat dasar (big, small, red, beautiful) terlebih dahulu. Gunakan banyak gambar dan benda nyata sebagai alat bantu. Aktivitas menggambar dan memberi label bisa sangat membantu.

Q: Apakah ada template yang bisa digunakan untuk memudahkan siswa menulis descriptive text?

A: Ya, template sederhana sangat disarankan. Buat kerangka dengan bagian: 1) Introduction/Identification (Ini adalah…), 2) Part 1: Physical Appearance (Bentuk, warna, ukuran), 3) Part 2: Qualities/Characteristics (Fungsi, mengapa kamu menyukainya), dan 4) Simple Conclusion. Siswa cukup mengisi titik-titik dengan kata-kata mereka sendiri.

Q: Bagaimana cara memberikan koreksi yang tidak mematahkan semangat siswa saat mereka berlatih menulis atau berbicara?

A: Gunakan teknik “sandwich feedback”: awali dengan komentar positif tentang ide atau kata yang digunakan dengan baik (“I like how you described the color, very clear!”), kemudian berikan 1-2 saran perbaikan yang spesifik (“Maybe you can add one more word about how it smells?”), dan akhiri dengan dorongan semangat (“Keep going, your description is getting better!”).

Q: Di mana bisa menemukan contoh bahan ajar descriptive text yang sudah jadi dan terstruktur?

A: Anda dapat mencari referensi dari situs pendidikan terpercaya. Selain 51Talk Indonesia, lembaga seperti EF Indonesia dan British Council Indonesia sering membagikan tip dan sumber belajar bahasa Inggris yang dapat diadaptasi. Pastikan untuk menyesuaikan tingkat kesulitan dan konteksnya dengan siswa Anda.

Membuat bahan ajar bahasa Inggris tentang descriptive text membutuhkan perencanaan, kreativitas, dan pemahaman akan kebutuhan siswa. Dengan mengikuti langkah-langkah sistematis, memanfaatkan sumber daya digital, dan menerapkan strategi mengajar yang interaktif, Anda dapat menciptakan materi yang tidak hanya mengajarkan struktur teks tetapi juga membangkitkan kegembiraan siswa dalam menggunakan bahasa Inggris untuk mengekspresikan dunia di sekitar mereka. Selamat mencoba dan berkreasi!

Sumber Referensi & Bacaan Lebih Lanjut:

Comments are closed